Libur Akhir Tahun Menjadi Bukti Keandalan Infrastruktur Dengan Peran PLN UID Jatim Menjaga Operasional SPKLU Untuk Mendukung Perjalanan Nataru

Selasa, 06 Januari 2026 | 09:36:15 WIB

JAKARTA - PT PLN Persero Unit Induk Distribusi Jawa Timur mencatat peningkatan signifikan penggunaan layanan pengisian kendaraan listrik selama periode libur Natal dan Tahun Baru. Tingginya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan jarak jauh dengan kendaraan listrik turut mendorong lonjakan aktivitas di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di berbagai wilayah Jawa Timur.

Periode libur panjang menjadi momentum meningkatnya arus perjalanan, baik menuju kampung halaman maupun kawasan wisata. Kondisi tersebut berdampak langsung pada meningkatnya kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik di sepanjang jalur utama dan pusat aktivitas masyarakat.

PLN memastikan kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik dengan pengoperasian SPKLU secara optimal serta dukungan personel siaga. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keandalan layanan dan memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik selama masa Natal dan Tahun Baru.

Peningkatan Aktivitas Pengisian Kendaraan Listrik

PLN UID Jawa Timur mencatat sebanyak 13.108 transaksi pengisian kendaraan listrik selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 254,3% dibandingkan periode libur Natal dan Tahun Baru pada tahun sebelumnya.

Jumlah transaksi tersebut juga tercatat hampir 2 kali lipat lebih tinggi dibandingkan hari operasional normal. Lonjakan ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik semakin diminati sebagai moda transportasi utama selama libur panjang.

Aktivitas pengisian daya berlangsung merata di berbagai lokasi, mulai dari jalur lintas antarwilayah hingga kawasan wisata. Hal ini menegaskan peran SPKLU sebagai bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat berbasis kendaraan listrik.

Ketersediaan SPKLU di Titik Strategis

Selama masa siaga Natal dan Tahun Baru, PLN UID Jawa Timur mengoperasikan 288 unit SPKLU yang tersebar di 152 titik strategis. Lokasi tersebut mencakup rest area, pusat perkotaan, kawasan wisata, serta jalur utama penghubung antarwilayah.

Setiap SPKLU dijaga oleh petugas siaga selama 24 jam untuk memastikan layanan pengisian daya berjalan lancar. Pemantauan rutin dilakukan guna menjaga keandalan peralatan dan keselamatan pengguna.

Sebaran SPKLU yang luas memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik dalam menentukan rute perjalanan. Ketersediaan fasilitas ini meningkatkan rasa aman serta kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kendaraan listrik.

Dampak Lonjakan Terhadap Konsumsi Listrik

Meningkatnya transaksi pengisian kendaraan listrik berdampak langsung pada konsumsi energi listrik. Selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, konsumsi listrik SPKLU di Jawa Timur tercatat mencapai 322.555 kWh.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyampaikan bahwa peningkatan konsumsi energi ini sejalan dengan bertambahnya jumlah pengguna kendaraan listrik di masyarakat. Momen libur panjang menjadi indikator meningkatnya pemanfaatan transportasi berbasis listrik.

Lonjakan konsumsi tersebut mencerminkan kesiapan sistem kelistrikan PLN dalam mendukung kebutuhan sektor transportasi. Keandalan pasokan listrik menjadi bagian penting dalam mendukung transisi energi nasional.

Penguatan Fasilitas dan Layanan Pendukung

PLN terus memperkuat fasilitas pengisian kendaraan listrik untuk mengantisipasi lonjakan pengguna. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengoperasian SPKLU Center di Surabaya sebagai pusat layanan pengisian kendaraan listrik.

Selain SPKLU permanen, PLN juga menyiagakan 2 unit SPKLU Mobile dan 3 unit SPKLU Emergency. Fasilitas ini disiapkan untuk memberikan layanan tambahan di titik dengan tingkat kepadatan tinggi.

Kehadiran SPKLU Mobile dan Emergency membantu mengurangi antrean serta menjaga kelancaran layanan pengisian daya. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

Optimalisasi Layanan Digital Melalui PLN Mobile

PLN juga mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile untuk mendukung kenyamanan pengguna kendaraan listrik. Aplikasi ini dilengkapi fitur AntreEV yang memungkinkan pengguna mengatur antrean pengisian daya secara digital.

Melalui fitur AntreEV, pengguna dapat mengetahui jadwal pengisian tanpa harus menunggu di area SPKLU. Pengguna memiliki fleksibilitas untuk beristirahat di lokasi terdekat hingga giliran pengisian tiba.

Selain AntreEV, fitur Trip Planner membantu pengguna merencanakan perjalanan dengan menentukan titik awal dan tujuan. Aplikasi PLN Mobile secara otomatis merekomendasikan lokasi SPKLU di sepanjang rute perjalanan, sehingga penggunaan kendaraan listrik selama libur Natal dan Tahun Baru dapat berjalan lebih lancar, efisien, dan nyaman sesuai kebutuhan mobilitas masyarakat serta mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Terkini