PLN UID Jatim Siapkan Infrastruktur SPKLU Selama Nataru, Menyediakan Pengisian Daya Kendaraan Listrik Di 288 Titik Seluruh Jawa Timur

Rabu, 07 Januari 2026 | 11:33:54 WIB

JAKARTA - Pada masa libur Natal dan Tahun Baru, masyarakat Indonesia seringkali melakukan perjalanan dalam jumlah besar. Di tengah lonjakan mobilitas ini, kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) semakin diminati sebagai pilihan transportasi untuk perjalanan jarak jauh. Hal ini disebabkan oleh efisiensi biaya dan kesadaran akan keberlanjutan lingkungan. Seiring dengan peningkatan penggunaan kendaraan listrik, kebutuhan akan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang lebih banyak dan mudah diakses menjadi semakin mendesak.

Di Jawa Timur, tren ini sangat terasa selama liburan akhir tahun 2025 hingga 2026. Banyak pengguna kendaraan listrik memilih perjalanan jauh, baik untuk mudik maupun liburan. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur berperan besar dalam menyediakan infrastruktur pengisian daya yang andal bagi para pengguna kendaraan listrik ini.

Lonjakan Transaksi Pengisian Daya Pada Periode Liburan

Selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, tercatat ada 13.108 transaksi pengisian daya kendaraan listrik di seluruh SPKLU yang dikelola PLN di Jawa Timur. Angka ini mengalami kenaikan yang signifikan, dengan peningkatan mencapai 254,3 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Lonjakan transaksi pengisian daya ini juga mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik selama liburan, terutama untuk perjalanan jarak jauh. Dibandingkan dengan transaksi pada hari biasa, volume transaksi pengisian daya selama liburan ini meningkat dua kali lipat. Hal ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik menjadi alternatif yang semakin banyak dipilih, terutama untuk perjalanan panjang.

Peningkatan Konsumsi Energi Selaras Dengan Peningkatan Pengguna EV

Kenaikan jumlah transaksi pengisian daya berdampak langsung pada peningkatan konsumsi energi listrik. Selama masa liburan tersebut, total konsumsi energi listrik untuk pengisian kendaraan listrik di Jawa Timur tercatat sebesar 322.555 kWh.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menjelaskan bahwa kenaikan konsumsi energi ini merupakan dampak langsung dari bertambahnya jumlah kendaraan listrik yang digunakan, terutama untuk perjalanan jarak jauh. Keberhasilan kendaraan listrik dalam menggantikan kendaraan berbahan bakar fosil berkontribusi pada penurunan emisi karbon dan membantu mengurangi polusi udara. Dengan semakin banyaknya pengguna kendaraan listrik, PLN terus berkomitmen untuk memastikan pasokan listrik yang memadai dan berkelanjutan.

Penguatan Infrastruktur SPKLU Untuk Mendukung Mobilitas EV

Untuk mendukung meningkatnya permintaan pengisian daya, PLN secara aktif memperkuat infrastruktur SPKLU di seluruh wilayah Jawa Timur. Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah pengoperasian SPKLU Center di Surabaya, yang memiliki kapasitas lebih besar dan mampu melayani lebih banyak kendaraan listrik secara bersamaan.

Selain SPKLU tetap, PLN juga menyiapkan dua unit SPKLU Mobile dan tiga unit SPKLU Emergency. Keberadaan fasilitas-fasilitas ini memungkinkan PLN untuk memberikan solusi pengisian daya yang fleksibel, terutama pada titik-titik dengan potensi kepadatan tinggi atau daerah yang tidak terjangkau SPKLU tetap. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memastikan bahwa seluruh unit SPKLU ini berfungsi dengan baik dan siap melayani kebutuhan pengisian daya kapan saja.

Fitur Aplikasi PLN Mobile Untuk Memudahkan Pengguna EV

Selain penguatan infrastruktur fisik, PLN juga meluncurkan berbagai inovasi digital untuk mempermudah pengguna kendaraan listrik. Aplikasi PLN Mobile, misalnya, dilengkapi dengan fitur AntreEV yang memungkinkan pengguna untuk melakukan antrean secara digital. Fitur ini memberikan kenyamanan lebih karena pengguna dapat mengetahui giliran pengisian daya tanpa harus menunggu di area SPKLU.

Selain itu, PLN Mobile juga memiliki fitur Trip Planner yang berguna bagi pengguna kendaraan listrik yang ingin merencanakan perjalanan jauh. Dengan memasukkan titik keberangkatan dan tujuan, aplikasi ini akan merekomendasikan titik SPKLU yang ada di sepanjang rute perjalanan. Hal ini memastikan pengisian daya dilakukan secara efisien dan sesuai dengan kebutuhan perjalanan, meningkatkan kenyamanan serta mengurangi waktu tunggu.

Terkini